Pindahan rumah dari Asia ke Eropa tentu nggak bisa bawa-bawa perabotan. Ini bukan pindahan rumah yang bisa diboyong segala isinya :D Kami memutuskan untuk menjual sebagian besar furniture dan perangkat elektronik yang kami punya. Juga kendaraan. Beberapa perabotan baby waktu Dharma kecil dulu dititipin ke penyewaan.
Kami berangkat merantau hanya bermodalkan koper isi baju-baju dan sedikit ransum khas Indonesia. So, gimana caranya ngisi rumah di Erfurt? Beli perabotan baru kan mahaaaal...
Jangan sedih, disini kami bagi tipsnya ya.
Orang Jerman tuh, susah buang barang. Karena untuk sampah yang nggak bisa masuk tong sampah, mereka harus bayar sejumlah uang ke Dinas Tata Kota. Jadi daripada dibuang, mending dijual atau dikasih aja cuma-cuma. Ini beberapa tempat buat cari barang murah meriah:
1. Ebay Kleinanzeige
Iklan mini Ebay, yang bisa difilter sampai sekitar 5-10 kilometer dari tempat tinggal kami. dari iklan-iklan mini inilah kami mencari lemari pakaian, tempat tidur, dapur, kompor, mesin cuci, meja makan dan masih banyak lagi. tentu saja harganya supermiring karena barangnya second.
Yang lucu, ada beberapa pemilik barang yang ngasih 'bonus' karena barangnya dibeli. (Sangking mereka pengen buang barang tapi nggak tau kemana mungkin yaa..) misalnya, pas beli meja sarapan buat di dapur, kita dapet hadiah panci dan cooking pan. Trus, pas beli meja makan, berhadiah 1/2 lusin piring kecil dan 1/2 lusin piring besar. Lumayan beneur..
Yang perlu diingat, beli barang di Ebay Kleinanzeige ini kita harus datang ke alamat si penjual untuk ambil sendiri barangnya. Jadi emang lumayan repot kalo beli mesin cuci misalnya, ya angkut deh sendiri..hihihi
2. Flohmarkt
Pasar barang bekas. Biasanya digelar sebulan sekali di tempat-tempat tertentu. Barang yang dijual disini bisa sangat bervariasi atau digelar dengan tema tertentu. Misalnya, cuma barang-barang bayi dan anak-anak. Kita belom pernah sih ke sini. beberapa kali pernah liat iklannya, tapi selalu nggak pas waktunya buat nyempetin kesana.
3 Fremde werden Freunde
Ini adalah sebuah program di Universitas Erfurt yang artinya 'Strangers become Friends'. Lewat program ini biasanya mahasiswa asing akan mendapatkan satu keluarga Jerman untuk saling berbagi dan membantu. Mahasiswa asing bisa belajar budaya dan tentu bahasa Jerman lebih dekat, dan keluarga Jermannya bisa belajar budaya negara asal si mahasiswa asing tersebut.
Ketika Papipu mengirim email kepada ketua program Fremde werden Freunde, email tersebut langsung diforward ke seluruh keluarga Jerman yang tergabung dalam program ini. Segera saja, akun email Papipu penuh dengan tawaran-tawaran barang yang mereka mau kasih dengan cuma-cuma! dan yang lebih menyenangkan, beberapa diantara mereka baik banget mau anterin barang-barangnya ke rumah :)
Beberapa furniture yang kita dapet dari program ini diantaranya, sofa, karpet, coffee table, cangkir, gelas, rak buku, stroller baby, high chair, dan buanyak banget baju-baju anak dan mainan buat dharma. terutama jaket winter! karena lumayan banget harganya kalo beli ;p
4. Ikea
Kalo yang ini udah pada tau lah ya, bukan tempatnya barang bekas :)
Ikea adalah toko furniture asal Swedia yang jual furniture-furniture DIY. Tentu aja nggak semua barang Ikea murah, tapi kalo kita jeli lumayan juga kok bisa nemu yang lucu-lucu buat bikin kece rumah.
Standing lamp Ikea adalah yang paling berjasa waktu wohnung kita belom ada lampu. Secaraa, tatakan bohlam lampunya aja nggak ada.. pake standing lamp kan tinggal colok langsung nyala.
***







